Saat belajar bahasa Inggris, banyak orang sering bingung membedakan penggunaan was dan were. Keduanya sama-sama merupakan bentuk lampau (past tense) dari kata kerja to be (am, is, dan are). Namun, penggunaannya berbeda tergantung pada subjek yang digunakan dalam kalimat.
Jika salah menggunakan was atau were, kalimat yang dibuat bisa terdengar kurang tepat secara grammar. Kabar baiknya, aturan penggunaan kedua kata ini sebenarnya cukup sederhana dan mudah dipahami.
Yuk, pelajari perbedaan was dan were, aturan penggunaannya, serta berbagai contohnya dalam Bahasa Inggris!
Baca juga: Perbedaan Has dan Have dalam Bahasa Inggris
Apa Itu Was dan Were?
Was dan were adalah bentuk lampau (past tense) dari kata kerja to be. Kata-kata ini digunakan untuk menceritakan keadaan, kondisi, lokasi, atau kejadian yang terjadi di masa lalu.
Perhatikan perubahan berikut:
Present Tense: Past Tense:
Am Was
Is Was
Are Were
Contoh kalimat:
- I am happy : I was happy.
- She is at school : She was at school.
- They are busy : They were busy.
Dari contoh di atas, dapat dilihat bahwa was dan were digunakan ketika membicarakan sesuatu yang sudah terjadi di masa lampau.
Baca juga: Perbedaaan Who, Whom, Whose dan Which dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Was dan Were
Was dan were adalah bentuk lampau (past tense) dari kata kerja to be (am, is, dan are). Keduanya digunakan untuk menjelaskan keadaan, kondisi, lokasi, atau perasaan yang terjadi di masa lalu.
Meskipun memiliki fungsi yang sama, was dan were digunakan untuk subjek yang berbeda. Inilah yang menjadi perbedaan utama antara keduanya.
Jika dalam present tense kita menggunakan:
- am untuk I
- is untuk he, she, it
- are untuk you, we, they
Maka dalam past tense bentuknya berubah menjadi:
- was untuk I, he, she, it
- were untuk you, we, they
Perhatikan contoh berikut:
Present Tense:
- I am happy.
- She is at school.
- They are busy.
Past Tense:
- I was happy.
- She was at school.
- They were busy.
Dari contoh tersebut, dapat dilihat bahwa was dan were digunakan ketika membicarakan sesuatu yang sudah terjadi atau berlangsung di masa lalu.
Selain digunakan untuk menyatakan keadaan atau kondisi, was dan were juga sering digunakan untuk menjelaskan lokasi seseorang, perasaan, cuaca, maupun situasi tertentu di masa lampau.
Contoh:
- I was at home yesterday.
(Saya berada di rumah kemarin.) - She was excited about the competition.
(Dia merasa bersemangat tentang perlombaan tersebut.) - They were at the beach last weekend.
(Mereka berada di pantai akhir pekan lalu.) - We were tired after the trip.
(Kami lelah setelah perjalanan itu.)
Baca juga: Ketahui Perbedaan Do dan Does dalam Bahasa Inggris
Penggunaan Was dan Were dalam Kalimat
Dalam Bahasa Inggris, was dan were tidak hanya digunakan dalam kalimat pernyataan, tetapi juga bisa digunakan dalam kalimat negatif dan kalimat tanya. Aturan penggunaannya cukup sederhana karena yang berubah hanya posisi atau penambahan kata tertentu pada kalimat.
1. Was dan Were dalam Kalimat Positif
Kalimat positif digunakan untuk menyatakan suatu fakta, keadaan, perasaan, atau kondisi yang terjadi di masa lalu. Pada kalimat positif, was atau were langsung diletakkan setelah subjek.
Pola kalimat:
(Subject + was/were + complement)
Penggunaan was dan were harus disesuaikan dengan subjeknya.
Contoh:
- I was tired yesterday.
(Saya lelah kemarin.) - She was at school this morning.
(Dia berada di sekolah pagi ini.) - He was happy with the result.
(Dia senang dengan hasilnya.) - They were at the park last Sunday.
(Mereka berada di taman Minggu lalu.) - We were excited about the trip.
(Kami bersemangat tentang perjalanan tersebut.)
2. Was dan Were dalam Kalimat Negatif
Kalimat negatif digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu tidak terjadi atau tidak dalam kondisi tertentu di masa lalu. Untuk membuat kalimat negatif, cukup tambahkan not setelah was atau were.
Pola kalimat:
(Subject + was/were + not + complement)
Contoh:
- I was not tired yesterday.
(Saya tidak lelah kemarin.) - She was not at home last night.
(Dia tidak berada di rumah tadi malam.) - He was not angry.
(Dia tidak marah.) - They were not late for school.
(Mereka tidak terlambat ke sekolah.) - We were not busy yesterday.
(Kami tidak sibuk kemarin.)
3. Was dan Were dalam Kalimat Tanya
Kalimat tanya digunakan ketika ingin menanyakan keadaan, kondisi, lokasi, atau perasaan seseorang di masa lalu. Untuk membuat kalimat tanya, posisi was atau were dipindahkan ke depan subjek.
Pola kalimat:
(Was/Were + Subject + Complement?)
Contoh:
- Was she at school yesterday?
(Apakah dia berada di sekolah kemarin?) - Was he happy with the result?
(Apakah dia senang dengan hasilnya?) - Was it raining last night?
(Apakah tadi malam hujan?) - Were they at the party?
(Apakah mereka berada di pesta?) - Were you tired after the game?
(Apakah kamu lelah setelah pertandingan?)
Baca juga: Perbedaan Home dan House dalam Bahasa Inggris
Sudah Paham Perbedaan Was dan Were dalam Bahasa Inggris?
Was dan were sama-sama merupakan bentuk lampau (past tense) dari kata kerja to be, tetapi penggunaannya berbeda berdasarkan subjek yang digunakan. Was digunakan untuk I, he, she, dan it, sedangkan were digunakan untuk you, we, dan they.
Dengan memahami aturan dasar ini dan sering berlatih membuat kalimat, kamu akan lebih mudah menggunakan was dan were dengan benar dalam percakapan maupun tulisan Bahasa Inggris.
Semakin sering berlatih, semakin terbiasa pula kamu membedakan kapan harus menggunakan was dan kapan harus menggunakan were!
Belajar Bahasa Inggris Makin Mudah Bersama English 1
Belajar Bahasa Inggris akan lebih optimal jika dimulai dari level yang tepat. Kursus Bahasa Inggris English 1 menghadirkan program bertahap yang dirancang sesuai usia dan kemampuan anak, mulai dari pengenalan dasar hingga kesiapan akademik dan global. Kini, orang tua dapat mencoba langsung kelas English 1 melalui free trial gratis sebelum memilih program yang paling sesuai.
- Small Stars (3–6 tahun): membangun rasa percaya diri berbahasa Inggris sejak dini melalui aktivitas fun dan interaktif.
- High Flyers (7–9 tahun): memperkuat fondasi membaca, menulis, dan berbicara secara bertahap.
- Trailblazers (10–14 tahun): mengembangkan komunikasi aktif dan pemahaman akademik.
- Frontrunner (15–18 tahun): program lanjutan untuk kesiapan sekolah, ujian, dan masa depan global.
Daftar sekarang dan ikuti kelas free trial English 1 untuk menemukan level belajar yang paling tepat.
